:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape.png,553,20,0)/kly-media-production/medias/2362363/original/001841900_1537324430-WhatsApp_Image_2018-09-19_at_08.44.21__1_.jpeg)
Sementara itu, Komisioner Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) bidang pendidikan Retno Listyarti meminta pihak sekolah mengganti nama SPN (Sekolah Penerbangan Nasional ) menjadi SMK Penerbangan. Hal ini penting dilakukan agar sesuai dengan spirit pembelajaran.
"Lihat saja, sekarang banyak sekolah yang menggunakan ruko. Ini sangat tidak layak dan tak sesuai standar pendidikan nasional," kata Retno.
Banyaknya sekolah yang memanfaatkan ruko itu menunjukkan bahwa Kota Batam dan Provinsi Kepri butuh pembenahan. SMK Penerbangan Dirgantara sebenarnya secara syarat sudah sangat baik. Fasilitas juga cukup komplit.
"Jadi, tak ada usulan pembubaran sekolah. Hanya perlu diperbaiki. Ini bagus. Banyak muridnya, prestasinya," kata Retno.
KPAI juga memastikan bahwa ruangan konseling yang mirip sel tahanan di SMK Penerbangan SPN Dirgantara Batam sudah direnovasi. Kondisinya sudah berubah dan bahkan sekarang dilengkapi AC.
"Mendidik anak disiplin harus dengan yang positif. Hukuman terhadap anak seperti push-up, lari, tiarap, dan lainnya tidak dibenarkan," katanya.
from Berita Daerah dan Peristiwa Regional Indonesia Terbaru kalo berita gak lengkap buka link disamping https://ift.tt/2MKNn8nBagikan Berita Ini
0 Response to "Ruang Konseling SPN Dirgantara Batam Kini Tak Lagi Mirip Penjara"
Post a Comment