Search

Nestapa Sutini, Eks TKI Singapura yang Terancam Terusir dari Rumah Sakit

Sutini, pulang membawa kesedihan. Ia sakit parah dan mesti segera diobati. Padahal, Sutini tak memiliki BPJS maupun asuransi lainnya. Keluarga lah yang mesti menanggung seluruh biaya pengobatan TKI ini.

Pada 28 oktober itu pula, keluarga membawa Sutini ke Puskesmas hingga ia harus dirawat selama dua hari. Karena kondisi kesehatannya tak kunjung membaik, Sutini pun dilarikan ke sebuah rumah sakit di Banjarnegara agar mendapat perawatan yang lebih baik.

"Hingga hari ini, seminggu lebih, masih dalam keadaan koma. Semalam informasinya sempat buka mata," dia menerangkan.

Diagnosa dari dokter yang diketahui keluarga, Sutini sakit paru-paru. Paru-Paru Sutini dipenuhi lendir ketika operasi. Namun, usai dioperasi, kesehatan Sutini tak kunjung membaik.

Pihak keluarga kini mesti menanggung biaya pengobatan yang mencapai Rp 50 juta lebih. Agensi yang memberangkatkan Sutini sempat menemui keluarga Sutini. Mereka bermusyawarah mengenai tanggung jawab terhadap kesembuhan Sutini.

Menurut Ahmed, agensi juga menyetujui untuk menangguhkan membayar biaya rumah sakit sebesar Rp 30 juta rupiah. Selain itu, pihak agensi justru menyodorkan secarik surat pernyataan untuk ditandatangani oleh keluarga Sutini.

Inti surat tersebut menyebutkan bahwa keluarga sewaktu-waktu tidak akan menuntut pihak agensi. Kenyataannya, total biaya pengobatan mencapai 50 juta rupiah. Sampai hari ini, kekurangan biaya pengobatan membuat Sutini belum bisa mendapat obat dan terancam angkat kaki dari rumah sakit.

Sebab itu, FMN Purwokerto yang tergabung dalam Front Perjuangan Rakyat Banyumas untuk Solidaritas Kawan Sutini menggalang donasi untuk pelunasan biaya pengobatan Sutini yang nasibnya masih terkatung-katung di rumah sakit.

Dalam forum itu, tergabung pula sejumlah lembaga yang intens dalam isu buruh migran dan lembaga sosial kemasyarakatan lain, yakni, Seruni Banyumas, Kabarbumi, LBH SIKAP, AGRA Banyumas, Pembaru Banyumas, dan Ampas Kopi.

Donasi bisa disalurkan melalui rekening 139 00 1606708 8 a/n Aulia Ahmed Chomeini (Bank Mandiri). Cp : 081548534553/Ahmed Chomeini, Front Mahasiswa Nasional Cabang Purwokerto.

Let's block ads! (Why?)

from Berita Daerah dan Peristiwa Regional Indonesia Terbaru kalo berita gak lengkap buka link disamping https://ift.tt/2qJqKc4

Bagikan Berita Ini

Related Posts :

0 Response to "Nestapa Sutini, Eks TKI Singapura yang Terancam Terusir dari Rumah Sakit"

Post a Comment

Powered by Blogger.