Search

Awas, Gambut di Riau Berstatus Bahaya

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau menyatakan luas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sudah mencapai 2.719,69 hektare. Jumlah itu tersebar di semua kabupaten dan kota dengan peningkatan 700 hektare dalam sepekan terakhir.

Menurut Kepala BPBD Riau Edward Sanger, kebakaran lahan paling luas ada di Kabupaten Bengkalis yang mencapai 1.263,83 hektare. Pulau Rupat menjadi paling parah karena daerah itu berkontur gambut dan terbakar sejak Februari.

Selain Bengkalis, kebakaran paling luas berikutnya tercatat di Rokan Hilir sebanyak 407 hektare, Siak 314,5 hektare, Meranti 222,4 hektare serta Kota Dumai 192,25 hektare. Berikutnya Indragiri Hilir 107,1 hektare serta Indragiri Hulu 64,5 hektare.

"Selanjutnya, di Pekanbaru tercatat 37,75 hektare lahan terbakar, Kampar 26,6 hektare, Rokan Hulu dua hektare, dan Kuantan Singingi lima hektare," terang Edward.

Hingga hari ini, upaya pemadaman Karhutla dengan melibatkan TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni dan masyarakat masih terus berlangsung. Selain tim darat, pemadaman diperkuat helikopter untuk melakukan bom air.

"Sekarang kita sudah punya 3 heli dari BNPB. Kemudian dari dunia usaha ada 3 unit, dari KHLK 1 unit, dari polisi 1 unit, TNI AU 1 unit, TNI AD 1 unit, dan akan masuk satu unit lagi dari dunia usaha," katanya.

Let's block ads! (Why?)

from Berita Daerah dan Peristiwa Regional Indonesia Terbaru kalo berita gak lengkap buka link disamping https://ift.tt/2JHAbVq

Bagikan Berita Ini

Related Posts :

0 Response to "Awas, Gambut di Riau Berstatus Bahaya"

Post a Comment

Powered by Blogger.