:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2768222/original/039118800_1554267683-IMG_20190403_113758.jpg)
Humas Basarnas Pekanbaru Kukuh Widodo menyebut pihaknya mendapat informasi Rabu dini hari, pukul 02.05 WIB. Setengah jam kemudian, tim dari Pekanbaru berangkat ke lokasi dan tiba pada siangnya.
Ada 10 anggota Basarnas Pekanbaru dikirim ke lokasi memakai truk dan membawa peralatan keselamatan serta alat pencarian. Pencarian dimulai pukul 12.30 WIB menggunakan metode penyisiran dari basecamp menuju titik trek yang telah ditetapkan.
"Basarnas Jambi juga diminta bantuan, ada enam personel dari Jambi ikut mencari," kata Kukuh.
Adapun siswa tersesat itu adalah Aditya Putra Mahendra, Imam Akhsandi Winata, Kahlil Gibran, Lutfi Arafi Salibi, Oziq Fitramadani, Prasetio, Rahmat Aldi Pratama, Raihanis Maiyagi, Said Aditia, Azathul Wafi, Anjali Hafiza R dan Fatiyah Vaki Salsabila.
"Sementara pendamping Polhut bernama MB Irhasy R Siregar," kata Kukuh.
Sekadar informasi, TNBT atau biasa disebut Bukit Tiga Puluh adalah taman nasional yang terletak di Sumatra, tepatnya di Kabupaten Indragiri Hulu dan berbatasan langsung dengan Provinsi Jambi. Taman seluas 143.143 hektare ini terdiri dari hutan hujan tropis dan terkenal sebagai tempat terakhir spesies terancam seperti orangutan sumatera.
Lokasi ini juga menjadi habitat, harimau sumatera, gajah sumatera, badak sumatera, tapir asia, beruang madu dan berbagai spesies burung yang terancam. TNBT juga merupakan tempat tinggal bagi Orang Rimba dan Talang Mamak.
Simak video pilihan berikut ini:
Puluhan hewan ternak peliharan warga hilang dimangsa Harimau Sumatera di Ulo Talo Bengkulu. Warga pun memutar otak agar peristiwa ini tidak terulang. Sejumlah cara dilakukan untuk mencegah “Si Raja Hutan” kembali memakan korban.
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Belasan Siswa SMK di Riau Dikabarkan Hilang di Sarang Harimau"
Post a Comment