Search

Tak Hanya Ambon, 3 Negara Ini Juga Pernah Temukan Ikan Mola-Mola Raksasa

Mola-mola setinggi 2 meter terdampar di Coal Oil Point Reserve Santa Barbara, California Selatan, pada akhir Februari tahun ini. Setelah dilakukan analisis mendalam, jenis mola-mola itu diketahui adalah Hoodwinker Sunfish (Mola tecta) --spesies yang tidak pernah terlihat sebelumnya di Amerika Utara.

"Ketika gambar-gambar yang jelas bermunculan, saya pikir tidak ada keraguan lagi. Ini benar-benar Hoodwinker," kata seorang ilmuwan kelautan, Marianne Nyegaard, yang menemukan spesies serupa pada tahun 2017. "Saya merasa tak percaya melihatnya dan hampir jatuh dari kursi."

Asal Usul Nama "Hoodwinker"

Nyegaard menghabiskan waktu bertahun-tahun mengejar mola-mola sebelum ia menemukan dan memberi nama ikan itu. Semua kasus ikan besar kebanyakan ditemukan di Australia, Selandia Baru, Afrika Selatan dan Chile, katanya.

Kecuali satu kali, pada tahun 1890-an, ketika foto dan catatan mendokumentasikan ikan demikian muncul di Belanda.

Para ilmuwan mengatakan ada lima spesies mola-mola air asin, dan mereka berasal dari tempat yang berbeda. Satu di antaranya tinggal di perairan tropis, yang lain menyukai subtropis dan Hoodwinker lebih suka perairan dalam, kata Nyegaard yang bekerja di Divisi Kelautan di Museum Peringatan Perang Auckland di Selandia Baru.

"Inilah sebabnya mengapa sangat menarik mengapa jenis itu muncul di California," katanya. "Kami tahu ada distribusi suhu di sekitar sini dan di lepas pantai Chile, tapi lalu bagaimana cara melintasi khatulistiwa dan muncul di tempat itu? Menarik sekali apa yang membuat ikan ini melintasi khatulistiwa."

Ketika Nyegaard meneliti ikan itu, dia menyadari beberapa spesies mola-mola telah salah diidentifikasi. Satu spesies yang dianggap langka sangat umum, sedangkan ikan lain yang dianggap umum salah diidentifikasi, katanya.

"Itu tidak diketahui karena tidak ada yang benar-benar menyadari itu tampak berbeda. Ada sejarah panjang kebingungan tentang spesies dalam keluarga mola-mola," kata Nyegaard. "Ikan ini telah berhasil untuk tidak terlihat dan tidak diperhatikan oleh semua orang. Dikiranya mola-mola, jadi ikan itu menipu kita semua."

Marianne Nyegaard dari Universitas Murdoch, Australia, menyebutkan bahwa spesies baru ini berhasil lolos dari catatan ilmuwan selama hampir tiga abad dengan 'bersembunyi' dalam sejarah taksonomi sunfish yang berantakan.

Lolosnya Hoodwinker dari sejarah taksonomi sunfish atau ikan matahari sebagian besar karena mereka sangat sulit untuk dilestarikan dan dipelajari, bahkan bagi institusi sekelas museum sejarah alam.

"Itulah sebabnya kami menamainya Mola tecta, berasal dari bahasa Latin tectus, yang berarti menyamar atau tersembunyi," tambah Nyegaard.

Let's block ads! (Why?)

from Berita Internasional, Sains, Feature, Kisah Inspiratif, Unik, dan Menarik Liputan6 kalo berita gak lengkap buka link di samping https://ift.tt/2WE4Qof

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Tak Hanya Ambon, 3 Negara Ini Juga Pernah Temukan Ikan Mola-Mola Raksasa"

Post a Comment

Powered by Blogger.