:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1824817/original/008234400_1558410786-idlib.jpg)
Liputan6.com, Damaskus - Serangan udara Rusia dilaporkan membuat 10 warga sipil tewas, termasuk lima anak-anak, di provinsi Idlib yang dikuasai oposisi di barat laut Suriah, kata aktivis dan lembaga pemantau, beberapa jam setelah Moskow mengumumkan gencatan senjata.
Militer Rusia mengatakan serangan udara pada Minggu malam di kota Kafranbel, di provinsi Idlib, dilakukan setelah menemukan fakta bahwa kota Hmeimim berperan sebagai landasan peluncuran roket oposisi.
Dikutip dari Al Jazeera pada Selasa (21/5/2019), Organisasi Pertahanan Sipil Suriah, juga dikenal sebagai Helm Putih, mengatakan lima anak di antara 10 warga sipil tewas dalam serangan udara pada Minggu malam di Kafranbel.
Sementara Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia juga melaporkan jumlah korban tewas yang sama, yang katanya termasuk empat perempuan dan satu orang laki-laki.
Kelompok bersenjata Hay'et Tahrir al-Sham (HTS), mantan afiliasi al-Qaeda, mengendalikan sebagian besar provinsi Idlib serta sebagian provinsi Aleppo, Hama, dan Latakia yang berdekatan.
September lalu, Rusia dan Turki, yang mendukung beberapa kelompok bersenjata di kawasan itu, setuju untuk mengubah Idlib menjadi zona de-eskalasi, di mana tindakan agresi akan secara tegas dilarang.
Namun pemerintah Suriah dan sekutunya, telah meluncurkan sejumlah serangan di dalam zona de-eskalasi sejak akhir April, mendorong PBB untuk memperingatkan potensi krisis kemanusiaan yang terjadi di wilayah tersebut.
from Berita Internasional, Sains, Feature, Kisah Inspiratif, Unik, dan Menarik Liputan6 kalo berita gak lengkap buka link di samping http://bit.ly/2Jv2plyBagikan Berita Ini
0 Response to "Serangan Udara Rusia di Provinsi Idlib Tewaskan 5 Bocah Suriah"
Post a Comment