:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2623496/original/078529500_1546921575-rakhine.jpeg)
Sementara itu, pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi menyerukan upaya penumpasan kaum pemberontak sejak Januari 2019 lalu. Dalam langkah itu ia mengatakan bahwa militer dapat terlibat aktif.
Dikutip dari The Straits Times, juru bicara pemerintah Zaw Htay saat itu mengatakan bahwa Aung San Suu Kyi, bersama Presiden Win Myint dan anggota kabinet lainnya bertemu dengan para pemimpin militer untuk membahas "urusan luar negeri dan keamanan nasional".
"Kantor Presiden telah menginstruksikan militer untuk melancarkan operasi guna menumpas para teroris," kata Zaw Htay dalam konferensi pers di ibu kota Naypyidaw.
Sementara Suu Kyi dilarang menjabat sebagai presiden berdasarkan Konstitusi yang dirancang oleh militer, Win Myint adalah seorang loyalis dan dia dipandang sebagai pemimpin de factopemerintah sipil Myanmar, sementara militer tetap bertanggung jawab atas keamanan.
Sementara itu, menurut PBB, pertempuran antara pasukan pemerintah Myanmar dan pemberontak Tentara Arakan di negara bagian Rakhine telah membuat ribuan orang mengungsi sejak awal Desember.
Tentara Arakan menginginkan otonomi yang lebih besar bagi Rakhine, di mana kelompok etnis setempat yang mayoritas beragama Budha memiliki pengaruh kuat bagi masyarakat di sana.
Dalam serangan baru-baru ini, kelompok pemberontak itu menyasar empat pos polisi pada Jumat 4 Januari, menewaskan 13 petugas dan melukai sembilan lainnya.
Serangan tersebut berlangsung tepat ketika Myanmar tengah merayakan hari kemerdekaannya, media nasional negara itu melaporkan.
Seorang juru bicara Tentara Arakan --yang berada di luar Myanmar-- mengatakan kepada kantor berita Reuters pada pekan lalu, bahwa serangan mereka adalah baalsa terhadap operasi militer besar-besaran yang dilakukan di negara bagian Rakhine, di mana turut menargetkan warga sipil
from Berita Internasional, Sains, Feature, Kisah Inspiratif, Unik, dan Menarik Liputan6 kalo berita gak lengkap buka link di samping http://bit.ly/2ZR4sFrBagikan Berita Ini
0 Response to "Tentara Myanmar Menembak Mati 6 Terduga Pemberontak di Rakhine"
Post a Comment