:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2824725/original/014477200_1560135580-IMG_20190609_181114.jpg)
Liputan6.com, Kendari - Hujan lebat yang terjadi selama beberapa hari di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), menyebabkan daerah itu banjir dan merendam sedikitnya 69 desa di daerah itu.
Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara melalui Kepala Seksi Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Konawe, Rodi mengatakan, 69 desa tersebut tersebar pada 17 kecamatan yang ada di Konawe.
"Ke-69 desa, tersebar di 17 kecamatan, diantaranya Kecamatan Abuki, Anggaberi, Tongauna, Pondidaha, Amonggedo, Tongauna Utara, Konawe, Wonggeduku, Wonggeduku Barat, Sampara, Bondoala, Morosi, Unaaha," katanya, Senin (11/6/2019).
Dampak dari banjir tersebut yakni terputusnya Jembatan Ameroro, sehingga memutuskan akses dari ibukota Konawe, Unaaha, menuju arah Kabupaten Kolaka dan Kolaka Timur.
"Bahkan, di Desa Ameroro terdapat dua unit rumah yang hanyut terseret arus banjir," katanya dilansir Antara.
Saat ini kata Rodi, pihaknya bersama instansi terkait seperti Basarnas masih melakukan proses evakuasi terhadap warga mencari tempat pengungsian yang aman dari banjir.
from Berita Daerah dan Peristiwa Regional Indonesia Terbaru kalo berita gak lengkap buka link disamping http://bit.ly/2ItKb0QBagikan Berita Ini
0 Response to "Jembatan Ameroro Pupus Diterjang Banjir, Akses Konawe Menuju Kolaka Putus"
Post a Comment