:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/988776/original/006665800_1442241652-ilustrasi-kabut-asap-150614b.jpg)
Liputan6.com, Pekanbaru - Bau menyengat menyeruak menyelimuti Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan pada Kamis (25/7/2019).
"Dari pagi waktu buka pintu rumah bau asap sudah menyengat. Ini seperti bau asap kebakaran," kata Riana Handayani (36) warga setempat, dikutip Antara.Riana juga menyebut kabut asap sudah menyelimuti kota sejak pukul 06.00 WIB. Dirinya telah melarang anak-anaknya keluar dari rumah guna menghindari dampak kabut asap terhadap kesehatan.
Widiarso (38), warga lainnya, menuturkan bahwa kabut asap membuat Jembatan Siak 4 yang menjulang di ujung Jalan Sudirman tidak terlihat jelas.
"Asap pekat. Dari kantor RRI di Jalan Sudirman ke Jembatan Siak 4 tidak terlihat," kata Widiarso mengenai kondisi rute yang dia lalui setiap hari untuk bekerja.
Menurut data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Pekanbaru, pada Kamis pagi citra satelit menunjukkan adanya empat titik panas indikasi awal kebakaran hutan dan lahan di wilayah Riau.
Citra satelit menunjukkan bahwa masing-masing ada dua titik panas di Kabupaten Pelalawan dan Siak.
Simak juga video pilihan berikut ini:
Aktivitas belajar mengajar dan Bandara kembali lumpuh, Akibat asap kebakaran hutan yang kembali menebal. Buruknya Kualitas udara dan jarak pandang yang berkisar 200 hingga 400 meter, membuat Pemerintah Pekanbaru mengambil tindakan dengan meliburkan s...
Bagikan Berita Ini
DEWAPK^^ agen judi terpercaya, ayo segera bergabungan dengan kami
ReplyDeletedicoba keberuntungan kalian bersama kami dengan memenangkan uang jutaan rupiah
ditunggu apa lagi segera buka link kami ya :) :)