:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2810177/original/036417000_1558326226-IMG-20190520-WA0019.jpg)
Warung makan yang dipakai Mimi Peri merupakan warung bekas yang dibeli dari pemilik lama. Warung dengan lebar 4 x 6 meter itu, dibeli seharga Rp 24 juta.
Harga ini, termasuk sebidang tanah, warung, patok dan beberapa perabotan. Uang sebanyak ini, diungkapkan Mimi Peri dari pekerjaannya mempromosikan produk-produk perusahaan atau orang lain (endorsment).
Sebelum membeli warung, pemuda kelahiran 1988 itu sudah diwanti-wanti oleh pemilik lama. Dia mengatakan, pemilik sebelumnya sudah mengatakan, ancaman dari tukang palak akan banyak.
"Tetapi, Mimi Peri pikir tidak akan separah ini," katanya.
Dia mengungkapkan, para pemalak berdalih jika bukan hanya warung Mimi Peri yang dimintai uang keamanan. Namun, semua warung yang ada di wilayah itu.
"Kita kan baru mau berusaha ya, baru mau mencoba berdagang, tapi kok cobaannya bikin takut gitu," ujar Mimi Peri dengan gaya bicaranya yang gemulai.
Dia melanjutkan, hanya akan berjualan saat Ramadan saja. Setelah Ramadan, dia akan menutup warungnya.
"Saya rencana mau jual warung ini, mau tutup dulu. Mau tetap berdagang, tapi bukan di situ" pungkasnya.
Simak juga video pilihan berikut ini:
Kuliner khas Pati, Nasi Gandul, bisa menjadi pilihan bagi Anda untuk memanjakan isi perut.
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Kerap Dipalak Preman, Mimi Peri Kapok Jualan Pecel Lele"
Post a Comment